Dalam konteks itulah kegiatan sosial KISS bersama Bankom Karimata, Yayasan HATI, dan DPP TKN Kompas Nusantara memiliki makna tersendiri.

Gotong Royong Harus Menjadi Gerakan, Bukan Sekedar Kenangan

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa budaya gotong royong masih memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat.

Di tengah perubahan sosial yang begitu cepat, kepedulian terhadap sesama jangan sampai kalah oleh sikap individualistis.

Masyarakat yang kuat bukan hanya masyarakat yang memiliki sumber daya besar, tetapi masyarakat yang anggotanya masih mau saling membantu ketika sebagian lainnya berada dalam kesulitan.

Karena itu, kegiatan sosial semacam ini penting untuk terus dirawat. Bukan karena bantuan beras semata, melainkan karena nilai kemanusiaan yang berada di baliknya.

KISS bersama Bankom Karimata, Yayasan HATI dan DPP TKN Kompas Nusantara menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat kecil harus terus dijaga dan dikembangkan.

Sebab, masyarakat tidak hanya membutuhkan kata-kata tentang kepedulian.

Mereka membutuhkan kepedulian yang hadir.
Kepedulian yang bergerak.
Kepedulian yang menyentuh langsung kehidupan.
Dan yang paling penting, kepedulian yang dapat dirasakan.

Pada akhirnya, ukuran sebuah organisasi bukan hanya seberapa besar namanya dikenal, tetapi seberapa besar manfaat yang mampu diberikan ketika hadir di tengah masyarakat.

Karena kepedulian yang hanya diucapkan akan menjadi slogan. Tetapi kepedulian yang diwujudkan akan menjadi nilai kemanusiaan yang hidup.