MEDAN | REPUBLIK.CO.ID — Edukasi literasi keuangan dan investasi kembali hadir di Kota Medan. Melalui kegiatan Edukasi Literasi Keuangan dan Sosialisasi Savings Bond Ritel seri SBR015T2 dan SBR015T4, masyarakat akan mendapatkan pemahaman mengenai instrumen investasi pemerintah sekaligus pentingnya membangun perencanaan keuangan untuk masa depan.

Kegiatan bertajuk “SBR015 — Savings Bond Ritel, Pilihan Berharga Untuk Menoreh Masa Depan” tersebut dijadwalkan berlangsung Jumat (2/10/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Sri Deli, Gedung Keuangan Negara Medan, Jalan Pangeran Diponegoro No. 30 A, Medan.

Forum ini menghadirkan sejumlah narasumber dan tokoh di bidang keuangan negara. Di antaranya Chandra A.S. Wibowo, Analis Keuangan Negara Ahli Madya DJPPR, sebagai pembicara pembuka; Tunas Agung Jiwa Brata, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sumatera Utara, sebagai pemberi sambutan; serta Ubaidi Soceh Hamidi, Sekretaris Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, sebagai keynote speaker.

Selain itu, hadir Edy Purwanto, Pelaksana Analis Keuangan I Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Utara, serta Antonius Dyan Nugrahanto Aji, Analis Keuangan Negara Ahli Muda, sebagai narasumber. Sementara jalannya kegiatan dimoderatori Himawan Wiratama, Analis Keuangan Negara Ahli Muda DJPPR.

Literasi Keuangan Jadi Kunci

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan dan pilihan investasi. Literasi keuangan dinilai penting agar masyarakat dapat memahami karakteristik instrumen investasi sebelum mengambil keputusan keuangan.

Savings Bond Ritel sendiri merupakan salah satu instrumen investasi yang ditujukan bagi investor ritel. Dalam kegiatan sosialisasi, peserta dapat memperoleh informasi secara langsung mengenai SBR015T2 dan SBR015T4, termasuk mekanisme serta hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum berinvestasi.

Dengan menghadirkan unsur pemerintah dan praktisi di bidang keuangan negara, kegiatan ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda sosialisasi, tetapi juga membuka ruang dialog bagi masyarakat untuk memahami perkembangan pengelolaan keuangan negara dan instrumen investasi.

Dari Medan untuk Masa Depan Finansial

Pesan utama kegiatan ini cukup jelas: investasi membutuhkan pengetahuan, perencanaan dan pemahaman yang baik.

Di tengah semakin berkembangnya pilihan produk keuangan, masyarakat perlu memiliki bekal literasi yang memadai agar dapat menentukan pilihan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing.

Kegiatan edukasi SBR015 di Medan pun menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan masyarakat mengenai investasi sekaligus mendorong budaya pengelolaan keuangan yang lebih terencana.

“Pilihan Berharga Untuk Menoreh Masa Depan” menjadi pesan yang diusung dalam kegiatan tersebut, sebuah ajakan agar masyarakat tidak hanya memikirkan kebutuhan hari ini, tetapi juga mulai mempersiapkan masa depan melalui pengelolaan keuangan yang lebih bijak.