Menurutnya, masyarakat tidak cukup hanya disuguhi angka penangkapan dan tumpukan barang bukti dalam konferensi pers. Lebih penting dari itu, publik harus mendapatkan kepastian bahwa barang bukti yang diamankan benar-benar utuh dan dipertanggungjawabkan.
“Jangan sampai kita begitu bersemangat memerangi narkoba di luar institusi, tetapi lupa memastikan bahwa di dalam institusi sendiri seluruh prosesnya bersih dan transparan. Kalau memang tidak ada persoalan, jelaskan secara terbuka. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian tetap terjaga,” tutup Abdul Hadi.
GRPK menegaskan, pemberantasan narkotika bukan hanya sekedar soal berapa banyak tersangka yang berhasil ditangkap atau berapa kilogram barang bukti yang dipamerkan. Integritas aparat dan kejelasan pertanggungjawaban setiap barang bukti merupakan bagian penting dari perang melawan narkoba.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.