Batang Kuis I Republik.co.id-Di Desa Sugiharjo, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, sosok anak muda bernama Abdi Maulana telah membuktikan bahwa kepedulian terhadap sesama bisa dimulai dari hal-hal kecil namun berdampak luar biasa besar. Abdi, sapaan akrabnya, kini menjadi harapan bagi ratusan warga yang kerap kesulitan menembus birokrasi dan memahami hak-hak mereka sebagai warga negara.
Bersama jaringan Kawan Perlinsos, Abdi Maulana telah mencatat pencapaian yang membanggakan: membantu tidak kurang dari 448 keluarga di sekitarnya mendapatkan akses layanan publik yang selama ini terasa jauh. Mulai dari pendaftaran bantuan sosial, pengurusan dokumen kependudukan, hingga memandu warga memahami prosedur yang kerap membingungkan.
“Melihat masyarakat tersenyum karena akhirnya mereka tahu cara mengakses haknya, nilainya jauh melebihi uang atau harta,” ujar Abdi Maulana.
Bagi Abdi, ini bukan sekadar kegiatan sukarela semata. Ia melihat bahwa banyak warga—terutama lansia dan masyarakat yang tinggal di pelosok desa—sering kali tertinggal hanya karena kurangnya informasi. Kehadirannya hadir menjembatani jarak antara negara dan warga, memastikan setiap hak yang menjadi milik warga dapat diterima dengan tepat.
Selama dua tahun berjalan, Abdi terus bergerak tanpa henti. Setiap hari, ia menyambangi rumah ke rumah, mendengarkan keluh kesah warga, dan membantu menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi. Baginya, senyum warga yang akhirnya mendapatkan apa yang menjadi haknya adalah penghargaan tertinggi yang tak ternilai harganya.
Abdi berpesan kepada anak muda lainnya: “Jangan menunggu sampai memiliki jabatan atau kekuasaan baru ingin berbuat baik. Mulai dari lingkungan terdekat kita, kehadiran kita saja sudah sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan.”
Langkah Abdi Maulana adalah bukti nyata bahwa perubahan besar selalu dimulai dari orang-orang biasa yang memilih untuk peduli. Demi satu janji sederhana yang terus ia pegang teguh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.