BANDAR LAMPUNG | REPUBLIK.CO.ID – Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Lampung, Kombes Pol. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, membeberkan kronologi lengkap serta data resmi korban insiden kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka) KM 198, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Minggu (25/10/2026) sekitar pukul 13.15 WIB di Jalur A (arah Bandar Lampung menuju Palembang). Kecelakaan melibatkan satu unit minibus Toyota Avanza bernomor polisi Z-1473-AG yang mengangkut 10 orang penumpang dengan satu unit truk Isuzu Fuso.
Berdasarkan hasil identifikasi awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh jajaran Ditlantas Polda Lampung, insiden memilukan ini mengakibatkan total 10 orang korban, dengan rincian 6 orang meninggal dunia dan 4 orang mengalami luka-luka.
“Jenazah enam korban meninggal dunia saat ini telah disiapkan untuk diserahkan kepada pihak keluarga, sementara empat korban luka-luka masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit,” ujar Kombes Pol. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq dalam keterangan resminya di Bandar Lampung.
Kombes Pol. Reza menjelaskan, insiden bermula saat minibus Toyota Avanza melaju dari arah Bandar Lampung menuju Palembang. Saat melintas di lokasi kejadian di KM 198, kendaraan berpenumpang 10 orang tersebut mendadak oleng ke arah kiri jalan dan membentur bagian belakang bak truk Fuso yang berada di bahu jalan.
Hantaman keras tersebut menyebabkan kondisi minibus Avanza mengalami kerusakan fatal dan ringsek parah mulai dari bagian depan kanan hingga ke bagian tengah kabin.
Diduga kuat kecelakaan dipicu oleh kondisi sopir yang mengantuk saat berkendara, sehingga tidak mampu mengendalikan laju kendaraan secara optimal.
Pihak kepolisian juga membenarkan bahwa salah satu korban meninggal dunia merupakan anggota Polri aktif, yakni Aipda Syahda Agung Eko (Agung Eko Prasetyo) yang bertugas di Polsek Gedung Aji, Polres Tulang Bawang.
Adapun identitas enam korban meninggal dunia yang terdata meliputi Aipda Agung Eko Prasetyo, Demi Astuti, Resmia Ayu Prasetya, Danis Al Ghossan, Ahmad Basarudin, serta Argantara Yuda.
Sementara empat korban yang mengalami luka berat dan menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Mutiara Bunda Unit Dua Banjar Agung yaitu Tri Susanti, Mudaffar Agan Prasetyo, dan Abid Abrisam beserta satu korban luka lainnya.
“Meskipun dugaan awal mengarah pada kondisi pengemudi yang mengantuk, penyidik dari Ditlantas Polda Lampung bersama Satlantas Polres setempat masih terus melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut,” tegas Dirlantas.












Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.