MEDAN | REPUBLIK.CO.ID – Perjalanan hidup dan kepemimpinan Cory Sriwaty Sebayang, perempuan yang mencatatkan sejarah sebagai Bupati perempuan pertama di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kini diabadikan dalam sebuah buku biografi. Perjalanan panjangnya dari dunia usaha dan pelayanan kesehatan hingga memasuki panggung politik dan pemerintahan menjadi kisah yang tidak hanya merekam pencapaian pribadi, tetapi juga menggambarkan perubahan perspektif masyarakat terhadap kepemimpinan perempuan di Tanah Karo.
Buku berjudul Cory Sriwaty Sebayang, Wanita Pertama sebagai Bupati Karo tersebut diluncurkan dalam kegiatan bertajuk Celebration of Journey di Tiara Convention Hall, Medan, Jumat (16/10/2026). Acara itu dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Ketua Komite II DPD RI, Dr Badikenita Br Sitepu, S.E., S.H., M.Si., Pembina Cendekiawan Karo Indonesia, Dr Ir Budi Derita Sinulingga, M.Si., Ketua Wanita Karo Indonesia sekaligus Guru Besar Universitas Sumatera Utara, Prof Dr Maria Br Kaban, S.H., M.Hum., serta penulis buku Mathias Brahmana dan Juniaman Kembaren.
Peluncuran buku tersebut menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan seorang perempuan Karo yang berhasil menembus ruang kepemimpinan tertinggi di tingkat kabupaten. Di tengah masyarakat yang memiliki tradisi adat dan struktur sosial yang kuat, pencapaian Cory bukan sekedar persoalan menduduki jabatan politik, melainkan juga menyangkut keberanian mengambil tanggung jawab, kemampuan menghadapi perubahan, serta kesediaan memasuki ruang pengabdian yang menuntut keputusan-keputusan penting.
Julukan Margaret Thatcher yang dilekatkan kepada Cory turut menarik perhatian publik. Julukan tersebut mengingatkan pada mantan Perdana Menteri Inggris, Margaret Thatcher yang dikenal memiliki karakter kepemimpinan tegas. Namun, perjalanan Cory mempunyai latar belakang dan tantangannya sendiri, yang terbentuk melalui pengalaman panjang di dunia usaha, pelayanan kesehatan, politik, dan pemerintahan daerah.
Dari Dunia Usaha dan Pelayanan Kesehatan Menuju Pengabdian Publik
Sebelum dikenal sebagai kepala daerah, Cory Sriwaty Sebayang telah menjalani perjalanan profesional di luar lingkungan pemerintahan.
Berdasarkan profil yang pernah dipublikasikan Pemerintah Kabupaten Karo, Cory memiliki pengalaman dalam bidang usaha dan pelayanan kesehatan, termasuk keterlibatannya dalam pengelolaan Cory Skin Clinic dan Yayasan RSU Vina Estetica. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan hidupnya sebelum terjun lebih jauh ke dunia politik dan pemerintahan.
Pengalaman di dunia usaha menuntut seseorang memahami pengelolaan organisasi, pengambilan keputusan, serta kemampuan membaca peluang dan menghadapi risiko. Sementara itu, bidang pelayanan kesehatan menempatkan kebutuhan manusia dan kepekaan terhadap persoalan masyarakat sebagai bagian penting dalam pekerjaan sehari-hari.
Dua pengalaman tersebut menjadi latar belakang relevan untuk memahami perjalanan Cory ketika kemudian memasuki dunia pemerintahan, tempat keputusan yang diambil tidak lagi hanya menyangkut organisasi atau kegiatan profesional tertentu, tetapi juga kepentingan masyarakat secara luas.
Dalam sambutannya pada peluncuran buku dirinya tersebut, Cory sendiri mengungkapkan bahwa pengalaman di dunia usaha mengajarkannya keberanian, pelayanan kesehatan membentuk kepekaan, sedangkan pemerintahan mengajarkannya keberanian mengambil keputusan.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bagaimana ia memaknai perjalanan lintas bidang yang dijalaninya. Pengalaman profesional sebelumnya menjadi bagian dari pembentukan karakter, sedangkan tanggung jawab sebagai kepala daerah menghadirkan tuntutan yang lebih luas dalam mengelola persoalan publik.









Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.