“Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan penggeledahan di kantor BGN,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan petugas keamanan setempat, penggeledahan dimulai sejak dini hari. Selama proses berlangsung, para pegawai tidak diperkenankan memasuki gedung dan diminta menunggu di area luar maupun lobi kantor.
Pergantian Pimpinan BGN
Kasus ini mencuat hanya sehari setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan pimpinan Badan Gizi Nasional. Presiden mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN bersama dua wakil kepala, yakni Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.
Sebagai pengganti, Presiden menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN. Nanik akan didampingi oleh Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai wakil kepala.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa keputusan pergantian tersebut diambil setelah Presiden melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BGN selama hampir satu setengah tahun terakhir.
“Selama kurang lebih hampir 1,5 tahun melakukan monitoring dan evaluasi, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Kasus dugaan korupsi di tubuh BGN ini kini menjadi perhatian publik karena menyangkut Program Makan Bergizi Gratis yang merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan generasi muda Indonesia.








Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.